Kamis, 29 Agustus 2013

Biodata David Raka Fajri



•Nama Lengkap David raka f.

•Tempat tanggal lahir di Banjarnegara 24 maret 1996.
•Tempat tinggal sekarang Banjarnegara | Sigaluh
•Sekolah Dulu di TK PGRI. SD N1 karangmangu. SMP N1 Banjarnegara. Dan Sekarang SMK N1 Bawang.
•Cita-cita dari kecil adalah Menjadi Pelukis, Profesor, Tarot reader, Designer, Polisi.
•Agama Islam ( mengikuti keluarga ) Kepercayaan Monoteisme ( Tuhan YME ).

•Jenis Kelamin Cowok lah -_-
•Tertarik pada Cewek, Cewek yang solehah Cantik, Suka sama Cewek yang berkerudung tapi ttp Sexy :3 | Cewek yang elegan ang simple.

•Makanan favorit Mie Ayam, Seafood.
•Minuman favorit Es teh, Kopi susu.
•Buah favorit Banana, Aplle, Duren :3
•Warna favorit Warna neon yaitu warna yang Simple cerah :3
•Tempat favorit Pegunungan dan Pesisir pantai.
•Hobi favorit Mengoleksi film boxoffice terbaru, Foto, Design grafis.
•Olahraga favorit Renang dan Sepeda.
•Setatus sekarang Single.

Kitipan favorit "Sisakan waktumu walaupun hanya 1 detik untuk mengucapkan Terimakasih pada Sang Pencipta"

•Website resmi www.davidraka.co.vu
•Blog www.davidraka.blogspot.com
•Twitter @Davidraka

{More..}
Dibuat oleh David Raka
Baca selanjutnya »»  

Kamis, 02 Mei 2013

ARcana pada TAROT PSIKOLOGI


Kita akan membahas ini dengan memahami sebagai alat atau media untuk melakukan eksplorasi bawah sadar yang memungkinkan untuk mengetahui masa lalu, sekarang dan perspektif masa depan yaitu dengan kartu tarot. Ya, seperti yang kita ketahui bahwa tarot berisi simbol gambar sebagai pola dasar yang dapat berhubungan dengan psikologi analitis. Adalah Carl Gustav Jung yang pernah memberikan sebuah analisa  studi tentang tarot,  terutama pada bagian arcana mayor, yang dapat digunakan secara efektif dalam terapi (hipnoterapi) karena pada bagian arcana mayor lebih banyak  mengungkap sisi-sisi kepribadian manusia. Kita, atau dengan bantuan terapis bisa melaksanakan, membaca atau menggunakan beberapa kartu untuk menyampaikan sebuah cerita dan kemudian mendiskusikan kemungkinan arti dari simbol-simbol dalam kata-kata sendiri. Kita kemudian menghubungkan arti simbolis  dalam setiap masalah dengan banyak cara yang sama seperti dalam analisis-analisis Jung sebelumnya.

Proses tebaran bisa dijelaskan dengan menggunakan model ‘Kemungkinan dan Kekacauan/acak’. Dengan model ini, setiap kartu yang disebarkan memberikan kita kesempatan untuk menggerakkan stimulasi pikiran bawah sadar dan menuntun kita menggunakan perubahan-perubahan yang diinginkan. Memang seperti acak, spontan dan mengikuti naluri ketika mengambil kartu dan memberi kesan sebagai sebuah permainan yang berlangsung melalui proses pilihan, strategi, peristiwa acak, penemuan dan  inspirasi. Tetapi sesungguhnya cara yang konvensional  ini memberi peluang yang efektif sebagai alat belajar, dan selanjutnya bisa mengarahkan pada pola konseling dan praktik terapi (hipnoterapi). Dan bila hal ini dikorelasikan dengan ”permainan” yang  digunakan dalam berbagai penilaian, seperti Wechsler Adult Intelligence Scale /WAIS (alat test psikologi yang mengukur IQ dengan memanfaatkan teka-teki)  dan Tematik Apperception Test /TAT (alat tes psikologi proyektif berupa gambar - gambar yang diminta diinterpretasikan oleh klien) yang menggunakan foto ambigu untuk merangsang bercerita proyektif, kesamaannya akan sangat mirip.

Carl Gustav Jung melihat semua gambar tarot sebagai "turun dari pola transformasi". Pola ini meliputi beberapa pola utama yang dihadapi selama proses pematangan psikologis yang ada dalam pikiran dan tubuh manusia, termasuk bayangan, keadaan sekitar yang membentuk karakter manusia , persaingan, orang tua yang bijak dll. Di dalam Tarot juga berisi simbol yang mewakili pola penting lainnya dari proses transformatif seperti pola Ibu (Ratu.III), Ayah (Raja.IV), Kebijaksanaan (Ahli Tafsir Agama.V), Pengorbanan (Laki-laki tergantung.XII), Keseimbangan (Kesederhanaan.XIV), dll. Dalam psikologi analitis Jung, pola ini terdiri atas komponen dinamika utama ketidaksadaran yang mempengaruhi jiwa manusia dengan berbagai cara.

Dengan demikian, ini adalah sebuah sistem yang saling berhubungan, dinamis, kompleks dan pola sistem kehidupan (biasanya disebut sebagai sistem yang mengatur dirinya sendiri). Sistem ini hampir sama dengan tatanan sistem  Disipatif  *2) yang oleh I. Prigogine─pemenang Hadiah Nobel Kimia 1977─ didefinisikan sebagai struktur yang mengambil dan menghilangkan ”energi” seperti kita berinteraksi dengan lingkungan dan alam. Sebuah sistem disipatif tidak harus  menghemat energi, tetapi menimbulkan proses tersendiri  seperti pertumbuhan organisme berpengaruh terhadap pola dan sistem lingkungan.

Kita (manusia) merupakan sistem yang selalu menunjukkan ketidakseimbangan hidup. Sistem disipatif adalah manusia yang mampu mempertahankan identitas kepribadiannya,  dan  kita bersedia terbuka untuk  menerima aliran energi, materi atau informasi dari lingkungan kita sendiri. Kita tidak hanya sebuah tubuh yang memiliki sistem disipatif, tetapi jiwa kita juga dan Jung juga mengajarkan bahwa ego merupakan hal kompleks yang ada di dalam jiwa. "Jiwa adalah sebuah sistem yang mengatur diri sendiri yang menjaga keseimbangannya sama seperti tubuh ini", ia juga dan menunjukan pula bahwa jiwa menjadi sistem yang mengatur diri sendiri, sistem dinamik yang kompleks serta memiliki sistem disipatif,  dan kita bisa melihat melalui lensa pengetahuan modern.

Sebagai contoh, pola ‘Kekacauan’, sebagai sebuah pola dasar dari sistem disipatif, sangat dikenal dalam permainan tarot, yang  dan diproyeksikan pada simbol  gambar Menara (Arcana Mayor – XVI ). Inilah kartu yang merupakan transformasi ketika Jung mengajarkan bahwa kita dapat sadar akan isi bawah sadar dalam jiwa kita dengan memeriksa simbol-simbol dalam mimpi kita sendiri. Pada Kartu ‘Menara’ banyak detail simbol yang konkrit (tipikal) dan  simbol-simbol tentang keadaan lingkungan dan informasi. (perhatikan gambar kartu Menara yang terdapat simbol angin, badai, hujan, petir dan situasi akibat dari tanda-tanda alam  tersebut)

Kartu tarot pada kelompok  arcana mayor merepresentasi simbol-simbol gambar berbagai kekuatan kosmik seperti Kematian, Keadilan, Kekuatan, dan seterusnya, juga mengandung simbolisme tipikal dan nyata. Sedangkan arcana minor merupakan terminalogi  mengenai sebuah pelajaran, peluang, hubungan, konflik, kondisi, aksi dan mampu mewakili dinamika peristiwa dalam diri kita.

Namun sesungguhnya arcana mayor yang berjumlah 22 kartu adalah simbol yang diaktualisasikan pada bentuk gambar yang merupakan keadaan yang tersembunyi yang tidak jauh dari kebenaran yang ada. Alasan ini dapat diketahui dari beberapa konsep yang muncul seperti gambaran-gambaran ditemukan pada arcana mayor yang memunculkan konsep-konsep pribadi seperti diperlihatkan adanya Ratu, Raja, sang Pecinta, Kematian dan sebuah pola untuk berkembang pada kartu Bumi. Semua telah terkonsep luar biasa dengan fitur sehari-hari dari dunia dan pikiran bawah sadarnya, dari semua itu kelihatannya ingin menyatakan bahwa kartu tarot adalah suatu penemuan tentang konsep-konsep kemampuan bawah sadar yang mampu dieksploitir pada keadaan kehidupan saat ini.

Gambar-gambar di arcana mayor berdasarkan siklus manusia yang mampu membentuk pola penuh arti yang berhubungan dengan situasi atau berbagai kesulitan. Seperti hubungan sebab-akibat, pengetahuan alasan-alasan dasar, ketakutan-ketakutan dan keinginan-keinginan yang dapat mencetak setiap tujuan dan tindakan.

Hal ini juga dapat dilihat dengan konsep konflik dalam kehidupan yang ditunjukkan pada kartu Matahari? Dan mungkin kita menjelaskan kehadiran adanya suatu pola hidup apa adanya dalam kartu Kesederhanaan? Suatu konsep yang masih dilematis ketika manusia tidak bisa menerima takdirnya dalam kartu Roda Keberuntungan, dan sebuah konsep penyadaran bahwa apa yang pernah ditanamkan akan menuai hasilnya, tentu  hal ini menyangkut korelasi tentang hukum karma yang dijelaskan pada kartu Pengadilan Akhir dan seterusnya. Gambaran-gambaran ini menunjuk suatu siklus yang komplek dari apa yang ada dalam diri manusia akan tercermin pada tiap-tiap kartu. Dengan demikian arcana mayor bisa dengan mudah menjadi suatu sistem memori bergambar yang mampu menemukan secercah harapan pada saat manusia dirundung masalah serta mampu digunakan sebagai suatu fokus untuk perenungan.

Pada arcana mayor juga merupakan cerminan yang menggambarkan konsep-konsep spiritual seperti kartu Ahli Tafsir Agama, dan kartu Pendeta Wanita.  Semua telah terkonsep dengan fitur sehari-hari dari dunia dan pikiran manusia untuk menyatakan bahwa kartu tarot mampu mengupas tuntas adanya hubungan manusia dengan alamnya, sekaligus sebagai pangejawantahan dari tatanan pikiran manusia itu sendiri.

Dalam kartu arcana mayor selalu diberi bobot ekstra dan lebih bermakna dalam membaca dan menginterpretasikan pada tiap-tiap kartu. Ketika salah satu kartu ini muncul, kita bisa tahu isu-isu yang dipertaruhkan dalam diri kita, apakah menyangkut karakter, sifat atau kondisi saat ini. Kartu ini bisa mewakili keprihatinan kita yang paling dasar, perasaan dan motivasi utama kita. Dalam pelajaran selanjutnya saya menunjukkan lebih terinci bagaimana kita dapat mengenali dan menafsirkan tema dari arcana mayor dalam menginterpretasikannya..

Banyak para pewacana tarot melihat arcana mayor sebagai hal yang menunjukkan tahapan yang berbeda dalam perjalanan hidup seseorang dan suasana pertumbuhan batin kita. Dalam sistem ini, kartu arcana mayor masing-masing memberikan beberapa kualitas atau pengalaman pribadi yang harus kita gabungkan sebelum kita dapat menyatukan persepsi yang arif untuk suatu tindakan yang harus diambil.

Setiap manusia mempunyai perjalanan hidup sendiri-sendiri, meskipun perjalanan itu memiliki banyak kendala, terseok-seok bahkan harus memutar arah, arcana mayor memberikan jalur khusus yang unik walau masih bersifat universal, dan ini di tuangkan dalam konsep kesadaran awal yang disimbolkan dengan kartu si Dungu (0) sampai pada intergritas dan pemenuhan batin yang di simbolkan dengan kartu Bumi (21). Dengan kata lain, bahwa arcana mayor adalah sebuah penggambaran siklus kehidupan manusia yang dimulai nol  dan kembali keasalnya.

Kita ambil cerita konkritnya, perjalanan seorang yang ada dalam kartu si Dungu (0) yang digambarkan tengah bergerak dari suatu pengalaman ke pengalaman yang lain, dalam interpretasi kita bisa membuat kesalahan atas kebodohan kita sendiri  dan menerima kegagalan dalam menyadari potensi diri sendiri. Maka  kita tidak punya keberanian dan wawasan tersendiri untuk mengetahui tingkatan kita yang terdalam. Pada selanjutnya kita bisa merasakan dan menemukan kartu sang Petapa, bahwa kegagalan tidak boleh terjadi atau kita menemukan kartu Menara yang merupakan fase krisis dan kita harus mampu membebaskan diri dari pertahanan ego kita.

Banyak cara ketika kita mencoba mengatasi kesulitan diri sendiri, tetapi  kita juga bisa gagal berkali-kali pula. Pelajaran dari kartu Lelaki Digantung adalah  untuk melepaskan dan menyerah kepada pengalaman dengan kemampuan untuk sebuah pengorbanan. Kita bisa menyerap kualitas kekuatan hidup sejak kecil dan mampu mengembangkan dalam kekuatan kartu Kereta Perang. Kita dapat mengatasi pengaruh buruk yang ditimbulkan oleh kartu Setan, tetapi kita bisa belajar tentang hasrat cinta dengan menguasai cinta dan napsu birahi melalui kartu Pecinta.

Dengan demikian arcana mayor merupakan model pengalaman dan siklus kehidupan yang menampung semua pola pertumbuhan hingga kematian, dan tentunya kita bisa mengatakan bahwa hidup ini adalah sebuah episode yang terus bergerak sebagai siklus kehidupan. Tidak peduli pola apa dalam perjalanan hidup yang kita temukan sejak lahir hingga kematian menjemput. Tetapi dalam arcana mayor ditunjukkan kepada kita bahwa keutuhan dan pemenuhan adalah takdir tersendiri. Dan bila kita terus melihat pikiran bawah sadar, maka kita bisa melihat potensi dan menyadari sifat sejati untuk memperoleh Bumi beserta isinya (kartu 21).

Sementara Arcana minor yang berjumlah 56 pada umumnya berisi berbagai misteri-misteri yang ada pada setiap sifat dan kondisi manusia itu sendiri. Pemahaman arti lambang atau simbol dari masing-masing kartu arcana minor juga muncul di tempat-tempat lain, baik serupa dongeng-dongeng, mitos maupun legenda-legenda. Seperi di Irlandia, dari dongeng Orang-orang Dewi Dana (Tuatha De Danann) yang berbicara tentang empat harta benda gaib, sebuah ketel besar, tombak, batu dan pedang. Simbol yang serupa juga ditemukan pada masa penyebaran agama Hindu, seperti adanya: cangkir; piala, tongkat kerajaan, cincin dan pedang. Dari cerita di atas barangkali mata rantai yang paling menimbulkan adanya mitos yaitu cerita dari Yunani dengan adanya Dewi Keadilan yang mencakup simbol adanya cangkir, piala, tongkat dari buah apel, kayu, kemudi dan pedang.

Arcana minor mengandung konsep-konsep kehidupan yang universal yang dihubungkan dengan keadaan sehari-hari; pikiran, kejadian dan perasaan orang-orang yang berperan dalam kehidupan kita. Namun sesungguhnya arcana minor tidak seberapa penting dibanding arcana mayor, hanya lebih mudah untuk dipahami tentang kejadian, keadaan, konflik dan hasil akhir dari hubungan sebab-akibat.

Dengan demikian, Jung  menganggap bahwa Psyche *3)  manusia memiliki lapisan-lapisan dan proses mengintegrasikan lapisan-lapisan tersebut dilakukan melalui perluasan tingkat kesadaran. Jung menyebutnya sebagai layers of psyche function karena adanya energi pada setiap lapisan. Energi-energi tersebut mengekspresikan dirinya dalam sebuah mode karakteristik dari berfungsinya kepribadian. Maka Jung mengidentifikasikan lapisan-lapisan dari fungsi ini dalam tipologi tarot sebagai berikut:

Elemen piala sebagai simbol tentang  Perasaan 
Dihubungkan  dengan keadaan emosi, perasaan dan pengalaman spiritual. Piala menunjukkan pula bahwa kita bisa sibuk dengan urusan hubungan berinteraksi dan pengalaman-pengalaman yang tak terduga. Penekanan dari kartu ini ada pada kondisi dan situasi, bukan pada bagaimana sebuah tindakan dilakukan.

Piala terkait dengan unsur air dan juga mewakili tentang hubungan , bawah sadar, mimpi, fantasi, ilusi, kesuburan, kerahmatan dan ketenangan. Ketika kita menemukan dominasi kartu dari elemen piala maka perlu kita menanyakan pada diri sendiri :
  • Apa dan dengan siapa saya bisa mencintai dalam menjalani hidup ini ?
  • Apa yang sesungguhnya saya rasakan dalam menghadapi persoalan hidup ?
  • Bagaimanana saya bisa menjawab tentang ketidak adilan ini ?

Elemen pedang sebagai simbol tentang Pikiran  
Berhubungan dengan kekuasaan, tindakan dan perjuangan. Pedang ingin menunjukkan bahwa kita berpikir untuk terlibat dalam suatu konflik batin dan perselisihan, walaupun pada awalnya tampak biasa-biasa saja, tetapi bila dibiarkan akan menjadi puncak klimaksnya. Pedang juga menunjukkan bahwa situasi yang statis bisa berubah menjadi suatu yang bersifat konfrontasi.

Pedang terkait dengan unsur udara yang mewakili mental, rasional, komunikasi dan pikiran. Pedang juga menunjukkan suatu perjuangan dan titik untuk kebutuhan dalam pengambilan keputusan.
Jika kita menemukan dominasi kartu pedang, maka kita perlu untuk menanyakan diri sendiri :
  • Bagaimana saya bisa tetap fokus terhadap pikiran saya sendiri ?
  • Apa sikap saya menghadapi keputusan saya sendiri ?
  • Apa yang saya perlukan untuk penangan konflik dan ketegangan diri sendiri ?
  • Apa yang perlu saya lakukan untuk merubah semuanya ?

Elemen koin sebagai simbol tentang Penginderaan  
Berhubungan dengan perwujudan akan cita-cita, kesejahteraan materi dan hasil dari kerja keras. Koin ingin menunjukkan masa berlimpahnya terutama materi bagi seseorang. Tetapi bila kebahagiaan secara materi tanpa didukung kebahagiaan spiritual, tentu rasanya akan menjadi persoalan tersendiri.

Koin berhubungan dengan elemen bumi yang digambarkan sebagai sifat matrialistis dan menunjukkan suatu kepedulian akan keuangan, pengetahuan dan pengembangan ketrampilan.

Ketika dalam tebaran mendominasi elemen koin maka kita perlu menanyakan pada diri sendiri :
  • Apa yang saya lakukan untuk menjadi tentram ?
  • Apa yang bisa saya peroleh dari fisik dan lingkungan saya ?
  • Apa yang bisa membuat saya menjadi aman terhadap apa yang saya miliki ?

Elemen tongkat sebagai simbol tentang Intuisi  
Berhubungan dengan intuisi, sebuah inspirasi dan hasrat untuk mengombinasikan setiap masalah yang dihadapi. Walaupun ada istilah-istilah lain dari kartu ini. Tongkat adalah sebuah ungkapan yang mencakup hal-hal di luar logika yang memiliki hubungan spiritual. Simbol tongkat ingin menunjukkan bahwa kita memiliki keinginan dan kemauan yang besar sehingga mampu menciptakan suatu perubahan di masa yang akan datang.

Elemen tongkat terkait dengan unsur api sebagai simbol semangat yang bisa menunjukkan sebuah kehidupan baru. Tongkat juga merupakan pertumbuhan, kejantanan, kreatifitas, pengembangan diri, inspirasi, energi, persepsi yang jelas, pencerahan, semangat dan keinginan. Ketika pada suatu tebaran mendominasi elemen tongkat maka  kita perlu menanyakan pada diri kita :
  • Apa yang sesungguhnya saya inginkan dalam hidup ini ?
  • Bagaimana saya bisa mengekspresikan diri terhadap ide-ide saya ?
  • Langkah pertama apa yang seharusnya saya ambil  ?
Dengan demikian karena kartu tarot merupakan bahasa simbol yang universal maka ia tidak dibatasi oleh kendala bahasa yang sistemik. Dari bahasa-bahasa simbol ini juga merupakan bahasa ketidaksadaran yang cenderung untuk mengaktifkan pikiran intuitif atau pusat otak kanan.

Dalam pembacaan tarot kita tetap mengatur sebagai pola yang sistemik, meletakan pada posisi yang tepat dan menafsirkan makna dari seluruh gambar simbolik dalam kaitannya dengan apa yang kita ingin tanyakan atau pengaruh dalam kehidupan kita sendiri.
Baca selanjutnya »»  

Tarot Major Arcana White Rider


(0 ) The Fool
Matahari dibelakang the fool mensugestikan suatu spirit divinasi yang memenuhi semua ciptaan dengan hidup. The fool melangkah ke jurang : jiwanya berbicara mengenai sebuah tubuh baru dan waktu kehidupan. Divine Child yang dikirim dari atas untuk membawa pembangkitan spiritual pada humanitas. The fool adalah suatu pemberian kehidupan yang universal, sesuatu yang sering disebut sebagai superconsciousness, suatu realita tak berubah yang mengekspresikan dirinya melalui perubahan terus menerus. The fool, memiliki sejumlah kemiripan dengan joker dalam kartu remi.




(I) The Magician
Gerak tangan The Magician mengomunikasikan aksioma hermetik kuno, “Seperti halnya atas, begitu pula bawah; seperti halnya bawah, begitu pula atas”. Setiap personalitas manusia atau ego,adalah roda,medium, atau chanel (kanal) yang menembus menuju satu spirit divinitas yang manives dalam diri sendiri. The magician juga adalah kemawasan suatu bagian yang memiliki intensi dan atensi pelayanan dalam membawa hasrat anda menjadi suatu bentuk. Empat alat di atas meja menyimbolkan empat-lipatan proses kreasi: inspirasi (wands), imajinasi (cups), diskriminasi (sword) dan manifestasi (pentakel).

(II) The High Priestess
Pendeta Perempuan merepresentasikan netralitas komplet seperti ditampakkan Sang Pendeta perempuan yang duduk diantara pilar polaritas positif dan negatif. Gulungan yang ada di pangkuannya mensugestikan bahwa dia membawa sebuah catatan mengenai semua yang terjadi antara anda dan ras manusia. Resepitivitas dari the Priestess adalah personal subconscious anda dan collective unconscious yang digulung menjadi satu.
Baca selanjutnya »»  

Bargaining Position dalam Dunia Tarot

Dalam hal dunia bisnis,posisi tawar menawar dalam sebuah negosiasi bisnis atau menempatkan pribadi kita sebagai aset yg punya kekuatan setara dalam dunia bisnis adalah sebuah keniscayaan yang dikejar oleh para individu di dalam dunia bisnis maupun dalam peran hidup manusia.

Sama halnya dalam sebuah dunia Tarot bahwa bargaining position seorang tarot reader menentukan hidup mati dia dalam kehidupan ekonomi dia jika dia seorang tarot reader profesional,posisi tawar menawar atau bargaining position bukan mengakar pada jenis kartu yg dia pegang namun lebih mengakar kepada pribadi pemegang kartu tarot.

Persoalan muncul,bagaimana cara membangun sebuah bargaining position dalam dunia tarot?

Secara umum,sebagai sebuah analogi bahwa semua orang bisa belajar dan membaca sebuah kartu tarot jenis apapun lepas dia punya bakat atau tidak,karena ini hanya soal anda teliti dan giat belajar.dari titik ini bisa kita pelajari bahwa setiap orang bisa baca kartu tarot dan punya style sendiri dalam baca tarot,ada tarot reader punya gaya A maupun F,gak ada yg perlu dirisaukan jika anda punya style sendiri ,tak harus anda mengekor orang lain.

Tarot adalah dunia yg dinamis dan tak ada ikatan ketat yg kudu menentukan bahwa anda kudu standard model ini dan sebagainya dalam sesi baca.

Dari sesi baca anda bisa mulai membangun sebuah citra diri dalam proses tawar menawar dengan market,gaya own style kita akan menentukan arah pasar kita kemana sebagai contoh jika gaya baca kita cenderung diam dan mengalir kata kita dan tidak menghakimi seseorang maka orang akan nyaman dengan posisi kita dan orang akan cenderung balik ke kita walau di luar sana ada ratusan orang dengan profesi yg sama.

Pembentukan pribadi yg calm dan tidak menghakimi adalah sebuah nilai jual yg bisa kita ambil as selling poin dalam tawar menawar posisi ,dan orang di luar sana punya tendensi berkeluh kesah,melepaskan beban hati dan merasa bebas ngobrol dengan kita jika pribadi kita calm dan satu hal lagi open minded whatever orang mau ngobrol apa.

Jika sukses di stage ini maka secara otomatis seorang tarot reader sudah punya market pasar tersendiri,orang dengan mudah terkesan dan akan selalu konek dengan kita,terkesan dengan pribadi kita.dus posisi tawar menawar kita dalam sebuah proses nego akan menguat juga.

Orang akan nyaman dan mengiyakan posisi tawar kita berdasar sebuah pondasi pribadi diatas bukan berdasar sebuah acuan berapa banyak jenis kartu tarot yg kita punya atau angkernya plus kuatnya energi kartu tarot..most important think is a man behind the gun...bahwa kita menjual sebuah produk jasa berdasar daya pribadi kita,hal ini more secure daripada kita jual image jasa tarot atas image kartu tarot yg kita pegang.

wajar Kadang kita merasa stag karena market tarot kita jalan di tempat tanpa ada perubahan karena kita cuma menjual sebuah produk kartu tarot dan bukan menjual sebuah produk berdasar pribadi utuh kita.

Orang akan menganggap kita cuman angin lalu,orang datang untuk curhat dan kemudian melupakan kita karena kita cuma menjual produk atas dasar daya cerita tebaran tarot dan bukan menjual nilai lebih diri kita,karena bagaimanapun tarot hanya kartu semua tergantung sang operator..diri kita

Dari sini kita membangun sebuah kontruksi dan membuat road mapping pribadi kita bahwa kita adalah sebuah aset seharga gading gajah lebih berharga dari sebuah nilai kartu tarot..kita jual kemampuan pribadi kita bukan jual apa jenis kartu tarot yg kita pegang.

frenchleghorn@gmail.com
Mbah Darmo
Baca selanjutnya »»  

Cara Kerja Tarot

Tarot berisi simbol sebagai pola dasar yang bisa dihubungkan dengan psikologi analitis. Jung pernah menganalisis tarot, terutama arcana mayor, yang dapat digunakan dalam hipoterapi karena banyak mengungkap kepribadian manusia. Kita, atau dengan bantuan terapis, bisa melaksanakan, membaca, atau mengunakan beberapa kartu untuk menyampaikan sebuah cerita, kemudian mendiskusikan kemungkinan arti simbol-simbol itu dengan kata-kata kita sendiri. Kita juga bisa menghubungkan arti setiap masalah dengan banyak cara, seperti dalam analisis-analisis jung sebelumnya.

Proses tebaran bisa di jelaskan mengunakan modal kemungkinan kekacuan- atau acak. Dengan modal ini, setiap kartu yang di sebarkan menstimulasi bahwa sadar dan menuntun kita melakukan perubahan. Pengambilan kartu sepertinya di lakukan secara acak, spontan, dan mengikutu naluru layaknya sebuah pemain. Yang melakukan proses pemilihan, strategi, penemuan, dan inspirasi. Namun, sesunguhnya cara konsfrensional ini merupakan alat belajar yang efektif, yamg selanjutnaya dapat mengarah pada pola konseling dan praktik hipnoterapi. Bila hal ini d korelasikan dengan permainan yang di gunakan dalam berbagai penilaian yang mengunakan foto ambigu untuk merangsang cerita proyektif, seperti Wechsler Adult Intelligence scale (WAIS), alat tes psikologi yang mengukur I    dengan dan teka-teki dan Tematik Appercepption Test (TAT), alat tes psikologi proyektif berupa interprentasikan gambar akan sangat mirip.

Jung melihat semua gambar tarot turun dari pola transformasi. Pola ini meliputi beberapa pola utama yang di hadapi selama proses pematangan psikologis pikiran dan tubuh manusia, termasuk bayangan, keadaan sekitar yang membentuk karakter manusia, persaingan dan orang tua yang bijak. Tarot juga berisi simbol yang mewakili pola penting lain dari proses transformasi, seperti pola ibu (Ratu. III) ayah (Raja. IV), kebijaksanaan (Ahli Tafsir Agama. V), pengorbanan (Laki-Laki Tergantung. XII), dan keseimbangan (Kesederhanaan. XIV). Dalam psikologis analiti jung, pola tersebut terdiri ataskomponen dinamika utama ketidaksadaran yang mempengaruhi jiwa manusia dengan  berbagai cara. Dengan demikian, ini merupakan sebuah sistem yang saling berhubungan, dinamis, kompleks, dan pola sistem kehidupan biasanya di sebut sistem yang mengatur dirinya sendiri, sistem ini hampir sama dengan sistem disipratif yang oleh I. Prigogine- Pemenang nobel kimia 1977- di definisikan sebagai struktur yang mengambil dan menghilangakn energi, seperti interaksi kita dengan lingkungan dan alam. Sistem  difisatif tidak harus hemat energi, tetapi menimbulakan proses tersendiri, seperti pertumbuhan organisme yang berpengaruh terhadap pola dan sistem lingkungan.

Kita merupakan sistem yang selalu menujukan ketidak keseimbangan. Sedangkan sistem disifatif membuat kita mampu mempertahankan identitas diri dan bersedia terbuka menerima aliran energi,materi, atau informasi dari lingkungan kita sendiri. kita tidak hanya tubuh yang memiliki sistem disifatif, tetapi juga jiwa yang mengajarkan bahwa ego merupakan hal kompleks yang ada di dalamnya kita bisa melihat melalui lensa pengetahuan modern. Sebagai contoh, pola kekacauan sebagai pola dasar dari sistem disifatif sangat di kenal dalam permainan tarot, yang di proyeksiakan pada gambar menara (arcana mayor. XVI) inilah kartu yang merupakan transformasi ketika jung mengajarkan bahwa kita dapat menyadari isi bahwa sadar dalam jiwa kita dalam memeriksa simbol-simbol dalam mimpi kita. Pada kartu menara, banya detail simbol yang konkert  serta simbol tentang keadaan lingkungan dan informasi (perhatikan gambar kartu menara yang memiliki simbol angin, badai, hujan, petir, dan situasi akibat tanda-tanda alam tersebut).

Kartu tarot pada kelompok arcana mayor mempresentasikan simbol berbagai kekuatan kosmik-seperti kematian, keadaan, keadilan, dan kekuatan-juga mengandung simbol tipikal dan nyata. Sedangkan arcana minor merupakan terminologi sebuah pelajaran, peluang, hubunhan, konflik, aksi, dan mampu mewakili dinamika peristiwa dalam diri kita.Sesunguhnya,arcana mayor merupakan simbol yang di aktualisasikan pada bentuk gambar,yang merupakan keadaan bersembunyi dan tidak jauh dari kebenaran.ini dapat diketahui dari gambar yg tidak dimunculkan konsep-konsep peribadi. Seperti diperlihatkanya ratu,Raja, sang pecinta, kematian, dan sebuah pola untuk berkembang pada kartu bumi. Semua telah terkonsep luar biasa. Kartu tarot adalah suatu penemuaan tentang konsep-konsep kemampuan bawah sadar yang mampu si eksploitasi pada kegidupan saat ini.

Gambar-gambar pada kartu arca mayor di dasarkan pada siklus manusia yang mampu membentuk pola penuh arti yang berhubungan dengan situasi atau berbagai kesulitan, seperti hubungan sebab akibat, pengetauan alasan-alasan dosa, serta ketakutan dan keinginan yang dapat mencetak tujuan dan tindakan. Hal ini juga dapat di lihat dari konsep konflik yang di tunjukan kartu matahari. Mungkin kita pun dapat menjelaskan pola hidup apa adanya dalam kartu kesederhanaan. Konsep yang masih dilematis karena manusia tidak menerima takdirnya ada dalam kartu Roda keberuntungan. Sedangkan dalam konsep penyadaran bahwa apa yang pernah di tanamkan akan menuai hasil- menyangkut korelasi hukum karma – dijelaskan pada kartu penjelasan Akhir, dan seterusnya. Gambaran-gambaran ini menunjukan bahwa suatu siklus yang kompleks dalam diri manusia dan tercermin pada setiap kartu. Dengan demikian, arcana mayor dapat dengan mudah menjadi suatu sistem memori bergambar yang mampu menemukan secercah harapan saat manusia direndung masalah serta mampu digunakan sebagai bahan perenungan.
Ketika salah satu kartu ini arcana mayor muncul, kita bisa tau isu-isu yang di pertaruhkan dalam diri kita, menyangkut karakter, sifat, ataukah kondisi saat ini. Kartu ini bisa mewakili keprihatinan kita yang paling dasar, perasaan, dan motivasi utama kita. Dalam pelajaran selanjutnya, saya akan melanjutkan lebih rinci bagaimana kita dapat mengenali dan menafsirkan kartu arcana mayor.

Manusia mempunyai perjalanan hidupnya masing-masing meskipun perjalanan itu memiliki banyak kendala, terseok-seok, bahkan harus memutar arah, arcana mayor memberikan jalur khusus walau masih bersifat universal. Ini dituangkan dalam konsep kesadaran awal yang disimbolkan dengan kartu si Dungu (0) sampai pada integritas dan pemenuhan batin yang disimbolkan dengan kartu Bumi (21). Dengan kata lain, arcana mayor merupakan penggambaran siklus kehidupan manusia yang dimulai dari nol hingga kembali lagi ke asalnya.
Cerita kongretnya, perjalan seseorang dalam kartu si Dungu (0) digambarkan tengah bergerak dari suatu pengalaman ke pengalaman lainnya. Dalam interpretasi, dia bisa membuat kesalahan atau kebodohannya sendiri dan gagl menghadapi potensi diri sendiri. Maka, dia tidak mempunya keberanian dan wawasan untuk mengetahui potensinya itu. Selanjutnya, dia menemukan kartu sang petapa yang mengartikan bahwa kegagalan tidak boleh terjadi, atau kartu Menara yang mengartikan fase krisinya sehingga dia harus mampu membebaskan diri dari ego.
Banyak cara untuk mengatasi kesulitan, tetapi kita juga bisa gagal berkali-kali. Perjalanan dari kartu Lelako Digantung adalah menyerah pada pengalaman. Kita bisa menyerap kekuatan hidup sejak kecil dan mampu mengembangkannya dalam kekuatan kartu Kereta Perang. Kita dapat mengatasi pengaruh buruk yang ditimbulkan kartu Setan, tetapi kita bisa belajar tentang hasrat cinta dengan menguasai cinta dan nafsu berahi melalui kartu Pencinta.

Dengan demikian,arcana mayor merupakan model pengalaman dan siklus kehidupan yang menampung semua pola pertumbuhan hingga kematian-hidup adalah sebuah episode yang terus bergerak. Tidak peduli pola apa yang kita temukan dalam perjalanan hidup sejak lahir hingga kematian menjemput. Arcana mayor menunjukkan bahwa keutuhan dan pemenuhan adalah takdir tersendiri. Dan bila kita terus melihat pikiran bawah sadar, kita bisamelihat potensi dan menyadari sifat sejati untuk memperoleh Bumi beserta isinya (kartu 21).

Sementara itu, acrana minor umumnya berisi berbagai misteri yang ada pada setiap sifat dan kondisi manusia. Pemahaman arti lambang atau simbol masing-masing kartu arcana minor juga muncul di tempat lain, baik berupa dongeng, mitos, maupun legenda. Contohnya,di Irlandia, dongeng Tuatha De Danann (Orang-orang Dewi Dan) yang berbicara tentang empat harus benda gaib, sebuah ketel besar, tombak, batu, dan pedang. Simbol serupa juga ditemukan pada masa penyebaran agama Hindu, seperti cangkir, piala, tongkat kerajaan, cincin, dan pedang. Barangkali mata ramai yang memunculkan mitos yang bersimbol cangkir,piala,tongkat dari apel,kayu,kemudian, dan pedang.

Arcana minor mengandung konsep kehidupan universal yang dihubungkan dengan keadaan sehari-hari, pikiran, kejadian, dan perasaan orang-orang yang berperan dalam kehidupan kita. Sesungguhnya arcana minor tidak terlalu penting dibandingkan dengan arcana mayor,hanya saja kejadian,keadaan,konflik,dan hasil akhir hubungan sebab-akibat lebih mudah diapahami.

Dengan demikian, Jung menganggap bahwa psyphe manusia memiliki lapisan-lapisan dan proses mengintegrasikan lapisan-lapisan tersebut dilakukan melalui perluasan tingkat kesadaran. Jung menyebutnya sebagai layers of psyche function karena adanya energi pada setiap lapisan. Energi-energi tersebut mengekspresikan diri dalam sebuah karakteristik dan berfungsinya kepribadian. Jung mengidentifikasikan lapisan-lapisan fungsi ini dalam tipologi tarot.

Psyche adalah sebuah sistem dalam kepribadian yang berbeda tetapi saling berinteraksi, yaitu ego, personal unconscious atau ketidaksadaran pribadi, dan kompleks-kompleks. Collective unconscious atau ketidaksadaran kolektif yang terdiri atas archetipe,persona,anima dan animus,shadow atau bayang-bayang, dan self atau diri sendiri.*)www.wikipedia.com

Elemen Cups: Simbol Perasaan

Elemen pialadihubungkan dengan emosi, perasaan, dan pengalaman spiritual. Piala juga menunjukan bahwa kita bisa sibuk dengan urusan hubungan dan pengalaman-pengalaman tak terduga. Kartu ini menekankan kondisi dan situasi, bukan pada bagaimana sebuah tindakan dilakukan.
Piala terkait dengan unsur air dan mewakili hubungan bawah sadar,mimpi,fantasi,ilusi,keusburan,rahmat, dan ketenangan. Ketika kita menemukan dominasi kartu berelemen piala, maka kita perlu bertanya kepada diri sendiri:
  • Siapa yang bisa saya cintai dalam hidup ini?
  • Apa yang sesungguhnuya saya rasakan ketika mengadapi persolan hidup?
  • Bagaimana saya bisa menjawab ketidakadilan ini?





Elemen Pedang: Simbol Pikiran

Elemen pedang berhubungan dengan kekuasaan, tindakan, dan perjuangan. Pedang ingin menunjukan bahwa kita terlibat konflik batin dan perselisihan. Walaupun pada awalnya tampak biasa, bila dibiarkan akan mencapai klimaksnya. Pedang juga menunjukan bahwa situsi yang statis bisa berubah menjadi konfrontasi.
Pedang terkait dengan unsur udara yang mewakili mental, rasional, komunikasi, dan pikiran. Pedang juga menunjukan perjuangan dan pengambilan keputusan.
Jika kita menemukan dominasi kartu pedang, maka kita perlu bertanya pada diri sendiri:
  • Bagaimana agar saya bisa tetap fokus terhadap pikiran saya sendiri?
  • Apa sikap saya menghadapi keputusan saya sendiri?
  • Apa yang saya pirlukan untuk menangani konflik dan ketegangan diri sendiri?
  • Apa yang perlu saya lakukan untuk mengubah semuanya?



 Elemen Tongkat: Simbol Intuisi

 Elemen tongkat berhubungan dengan intuisi, inspirasi, dan hasrat mengombinasikan setiap masalah yang dihadapi, walaupun kartu ini memiliki arti lain. Tongkat mencakup hal-hal di luar logika yang memiliki hubunhan spiritual. Simbol tongkat ingin menunjukan bahwa kita memiliki keinginan yang besar sehingga mampu menciptakan suatau perubahan pada masa mendatang.
Elemen tongkat terkait dengan unsur api sebagai simbol semangat yang bisa menunjukkan sebuah kehidupan baru. Tongakt juga merupakan pertumbuhan, kejantanan, kreativitas, pengembangan diri, inspiransi, persepsi yang jelas, pencerahan, semangat, dan keinginan. Ketika tebaran didominasi elemen tongkat, maka kita perlu bertanya:
  • Apa yang sebenarnya saya inginkan dalam hidup ini?
  • Bagaimana saya bisa mengeksplorasi ide-ide saya?
  • Apa langkah pertama yang seharusnya say ambil?




Karena kartu tarot merupakan bahasa simbol yang universal, ia tidak dibatasi oleh kendala bahasa yang sistematis. Bahasa-bahasa simbol ini juka merupakan bahasa ketidaksadaran yang cenderung mengaktifkan pikiran intuitif atau pusat otak kanan. Dalam pembacaan tarot, kita tetap mengatur pola sistematis, meletakkan kartu pada posisi yang tepat, dan menafsirkan makna seluruh gambar, berkaitan dengan apa yang ingin kita tayangkan atau pengaruhnya dalam kehidupan kita.
Baca selanjutnya »»  

Membaca kepribadian seseorang bedasarkan tarot - Oleh Shita Dewi


Selain zodiac&shio,kepribadian seseorang jg bisa diwakilkan oleh 21 simbol2 Major Arcana dlm Tarot *0.The Fool*tdk termasuk
Utk tau apa Tarot personal kita. Jmlh tgl+bln+thn lahir hingga 2 digit.Jika krng dr 21 itu angka anda,lbh dr 21,jumlahkan lg

contoh: 11+01+1977=11+1+1977=1989=1+9+8+9=27, diatas 21, berarti 2+7=9.Berarti Personal Tarotnya IX.The Hermit

Arti dari masing kartu Major
  1. The Magician:Pemandu-Kesempatan Baru-Inisiator.Seseorang yg cerdik & penuh vitalitas hidup.Dlm arti -,pny potensi tricky
  2. The High Priestess:Intuisi kuat-Bijaksana-Penuh Rahasia.Menyendiri adlh kebutuhan utamanya.Tenang & penuh rahasia
  3. TheEmpress:Kelimpahan-Material-Penerimaan.Seseorng dgn energi YIN,percaya diri,produktif.Keterikatan dgn materi bsr
  4. TheEmperor:Ambisi-Otoritas-Kesuksesan.Pny ambisi yg bsr utk sukses.Profil pemimpin dr lahir.Kpribadian stabil &dukung kmajuan
  5. TheHierophant:Cendikiawan-Kebijaksanaan-Aturan.Miliki keinginan utk belajar yg kuat.Bijak sedari kecil,org yg tepat utk curhat 
  6. TheLovers:Pilihan-Pengorbanan-Dilema.Seseorg dgn energi cinta yg besar,tdkng ekstrem jika tak mampu kendalikan.Pembimbang dlm Cinta
  7. The Chariot: Konflik-Perang d dlm diri-Kemajuan.Org yg antusias tp sensitif dlm ♥.Kuat dlm kemauan,lemah dlm hdpi godaan
  8. Strength:PercayaDiri-KekuatanMental.Pny keberanian yg tak terduga saat tertantang.Daya tahan yg luar biasa menyangkut hrg diri
  9. The Hermit:Sabar-Ketenangan-Instropektif.Org yg penyendiri meski ingin selalu dkelilingi teman&keluarga.Si pencari arti 
  10. TheWheel Of Fortune:Sinkronitas-Fleksibel.Yg tak terduga,baik moodnya maupun responnya thdp sesuatu.Adaptif saat +,rewel saat -
  11. Justice:Seimbang-Adil.Org yg cocok sbg mediator krn rasa adil yg tinggi.Obyektif&tdk tolerir pd kbohongan.Hati2 pd mulut yg tajam
  12. TheHangedMan:Transisi-Penundaan.Org dgn rasa ikhlas yg tinggi.Kehidupan sring bjln pelan bginya.Pasrah bkn brarti putus asa!
  13. Death:KelahiranKembali-Transformasi.Org dgn daya transformasi yg bsr,mampu bangkit meski dhempas di titik trendah.Kdng fatalis 
  14. Temperance:KerjaSama-Kompromi-Kesabaran.Pecinta damai,sabar&tenang.Kdng membosankan.Tepat sbg diplomat,teraphist,dokter,musisi 
  15. TheDevil:Paradoks-Kekawatiran.Status jd hal penting bgnya.Sophisticated&menghargai nilai uang.Takut utk lawan zona nyaman
  16. TheTower:Perbaikan-TatananBaru.Org yg penuh kejutan.Agent of Change bg dirinya&org lain.Pembosan.Emosi yg krng stabi
  17. TheStar:Harapan-Keberuntungan-Kepercayaan.Org dgn kualitas "bintang".Menonjol dmnpun dia berada.Hati2 pd ksombongan diri
  18. TheMoon:Misterius-Artistik-Ilusi.Pny imajinasi tinggi meski tmpk tenang.Tak mdh ditebak krn perasaan yg dlm.Pny bakat 6thsense
  19. TheSun:Optimis-Kebahagiaan-Energi.Org dgn energi + & antusias.Outdoor type.Kreativitas bila berhub dgn org.Daya tarik besar 
  20. Judgement:Penyelesaian-Kebangkitan-Realisasi.Seorang pengambil keputusan&katalisator dr perubahan.Tantangan ttg ketetapan hati
  21. TheWorld:Sukses-Pencapaian.Terlahir dgn standart hdp yg tinggi yg diimbangi dgn multi talenta,hrs belajar selaraskan diri
Baca selanjutnya »»